Skip to main content

Pt Dharma Samudera Fishing Industries Targetkan Ekspor Ikan 2012 Naik 20%

PT Dharma Samudera Fishing Industries Targetkan Ekspor Ikan  PT Dharma Samudera Fishing Industries Targetkan Ekspor Ikan 2012 Naik 20%
PT Dharma Samudera Fishing Industries Targetkan Ekspor Ikan 2012 Naik 20% - PT Dharma Samudera Fishing Industries (DSFI) menargetkan kinerja ekspor tahun ini sanggup meningkat 20% dibandingkan tahun 2011 kemudian seiring dengan naiknya permintaan. Direktur DSFI Herman Sutjiamidjaja mengungkapkan, pasar ikan ketika ini sedang baik.

"Kalau biasanya hanya jenis tuna dan kakap merah, sekarang jenis ikan yang lain pun banyak yang membeli," kata Herman simpulan pekan lalu.

Tahun lalu, ekspor produk perikanan DSFI mencapai 3.200 ton dengan nilai US$ 19 juta. Ini berarti DSFI menargetkan sanggup menjaring ekspor sebesar US$ 22,8 juta.

Hingga kuartal I tahun ini, DSFI telah mengekspor 1.000 ton atau lebih banyak 50% dibandingkan realisasi ekspor pada kuartal yang sama tahun kemudian sebanyak 500 ton. "Kami tetap optimis tetapi tidak tahu bagaimana kondisi beberapa bulan kedepan," kata Herman.

DSFI merupakan perusahaan multinasional yang bergerak didalam bidang masakan bahari dengan kantor sentra di Jakarta. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1985, dan mendapatkan hasil tangkapan dari perairan Indonesia atau luar negeri untuk keperluan ekspor dan reekspor.

Mayoritas pasar ekspor produk perikanan DSFI ialah Eropa, Amerika Serikat, Rusia, Jepang. Eropa masih menduduki peringkat pertama ekspor ikan DSFI dengan prosentase 30%, disusul AS sebesar 20% dan Rusia sebanyak 10%-15%. "Negara-negara belahan Uni Soviet menyerupai Ukraina responnya cukup baik," kata Herman.

Tahun ini, DSFI juga berencana memperbaiki pabrik. Dana yang disiapkan oleh manajemen perusahaan untuk mendukung acara tersebut sebesar Rp 3 miliar-Rp 5 miliar.

Popular posts from this blog

Ikan Tenggiri

Ikan tenggiri аdаlаh termasuk golongan ikan pelagis dan salah satu ikan berdaging putih уаng disukai оlеh masyarakat dunia, disebabkan оlеh rasa dan baunya khas.  Ikan іnі termasuk dalam marga Scomberomorus dеngаn famili Scombridae уаng јugа mаѕіh kerabat dekat dеngаn ikan tuna, ikan tongkol, ikan madidihang, dan ikan kembung. ikan ternggiri јugа dikenal рulа dеngаn nama sapnish mackerel, nаmun nama tеrѕеbut berbeda-beda dі ѕеtіар daerah.  Orang india menyebutnya ikan anjai, dі Filipina lebih dikenal dеngаn nama dillis, dan dі Thailand erat dеngаn istilah ikan thuinsi.  IKAN TENGGIRI Ikan tenggiri Mеrеkа banyak ditemukan dі perairan beriklim sedang dan tropis, sebagian besar tinggal dі ѕераnјаng pantai atau bahari lepas.  Banyak spesies dibatasi dalam rentang distribusi mеrеkа dan hidup dalam populasi уаng terpisah atau stok ikan bеrdаѕаrkаn geografi. Dі Indonesia ikan tenggiri paling banyak ditemukan dі Gorontalo.  Ukuran ikan tenggiri...

4 Hal Harus Dilakukan Untuk Pengembangan Budidaya Tambak Udang Berkelanjutan Di Indonesia

4 Hal Harus Dilakukan untuk Pengembangan Budidaya Tambak Udang Berkelanjutan di Indonesia - Indonesia yaitu negara besar dengan luas 8,7 juta km2 dengan garis pantai sepanjang 81.000 km. Indonesia terdiri dari lebih 17.000 pulau, menyebar sepanjang khatulistiwa, di antara benua Asia dan Australia . Indonesia mempunyai 800.000 ha daerah potensial untuk budidaya tambak udang yang 360.000 ha di antaranya telah dikembangkan untuk perikanan budidaya . Lebih dari 30% lahan tersebut untuk budidaya tambak udang. Kendala utama ketika ini untuk budidaya udang berkelanjutan adalah: degradasi lingkungan akhir polusi internal dan eksternal, tidak efektifnya perencanaan pesisir dalam penggunaan lahan, desain teknis dan tata letak tambak udang yang buruk, dan administrasi budidaya yang tidak benar. Ancaman utama yang terbesar yaitu dengan adanya perkembangan industri yang begitu pesat. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meminimalkan beberapa persoalan tersebut. Terdapat 4 rekomendasi yang p...

Pengemasan Produk Perikanan

PENGERTIAN Pengemasan merupakan suatu cara atau perlakuan pengamanan terhadap materi pangan, supaya materi pangan baik yang belum maupun yang telah mengalami pengolahan, sanggup hingga ke tangan konsumen dengan “selamat” (secara kuantitas & kualitas). DASAR HUKUM PENGEMASAN PRODUK HASIL PERIKANAN 1.       UU No. 7 Tahun 1996 wacana Pangan 2.       UU No. 8 Tahun 1999 wacana Perlindungan Konsumen 3.       UU No. 31 Tahun 2004 wacana Perikanan dan UU No. 45 Tahun 2009 tentang: Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 2004 wacana Perikanan 4.       UU RI No. 15 Tahun 2001 wacana Merk 5.       UU No. 14 Tahun 2001 wacana Paten 6.       Peraturan Pemerintah No. 69 Tahun 1999 wacana Pelabelan dan Iklan Pangan 7.       Kep. Menteri Kelautan dan Perikanan RI No.   KEP.01/M...