Skip to main content

Jenis Dan Daftar Obat Ikan Sesuai Dengan Klasifikasinya

I. JENIS-JENIS OBAT KERAS

A. Antibiotika tersebut di bawah ini serta derivat-derivat dan garam-garamnya :
  1. Albucid, sodium;
  2. Ampicillin, sodium;
  3. Ampicillin Thrihydrate;
  4. Aureomycin;
  5. Bacitracin;
  6. Carbenicilin disodium;
  7. Cephaloridine;
  8. Chlortetracycline;
  9. Cloxacillin, sodium;
  10. Colistin Sulfate;
  11. Cycloserine;
  12. Doxycline Hyclate;
  13. Emtrysidina;
  14. Enrofloxacin;
  15. Erythromycin;
  16. Fosfomicina;
  17. Furpyridinol;
  18. Gentamycin sulfate;
  19. Griseofulvin;
  20. Kanamycin;
  21. Lincomycin;
  22. Methacillin sodium;
  23. Neomycin;
  24. Novobiocin;
  25. Oleandomycin;
  26. Oxolinic Acid (Quinolon);
  27. Paromomycin;
  28. Penicilin, Potasium;
  29. Polymyxin B, Sulfate.
B. Sulfonamida tersebut di bawah ini serta derivat-derivat dan garam-garamnya :
  1. Albucid, sodium;
  2. Sulfadiazine;
  3. Sulfadimethoxine Sodium;
  4. Sulfamethazine, Sodium;
  5. Sulfamonomethxine;
  6. Sulfanilamide;
  7. Sulfisoxazole;
  8. Trimethoprim.
C. Obat-obat anti basil yang lain tersebut di bawah ini serta derivat-derivat dan garam-garamnya :
  1. Acriflavine (hydrochloride dan neutral);
  2. Basic Bright Green, Oxalate;
  3. Benzentonium chlorida;
  4. Cloxacillin, Sodium;
  5. Merthiolate;
  6. Nifurpyrinol;
  7. Nifurprazine HCL.
D. Obat-obat antelmintika tersebut di bawah ini serta derivat-derivat dan garam-garamnya :
  • Antimony Potassium tartrate.

E. Obat-obat anti protozoa tersebut di bawah ini serta derivat-derivat dan garam-garamnya :
  • Acetarsone.

F. Obat-obat anesthesi tersebut di bawah ini serta derivat-derivat dan garam-garamnya :
  1. Ether;
  2. MS-22 (tricaine methanesulfonate);
  3. Propoxate;
  4. Quinaldine sulfate.
G. Vaksin :
  1. Vaksin Aeromonas;
  2. Vaksin Vibrio.
H. Imunostimulan (Sediaan Biologi) :
  1. LPS;
  2. Glucan
G. Hormon : 17 - Methyl



II. JENIS-JENIS OBAT BEBAS TERBATAS

A. Desinfektan :
  1. Acriflavine;
  2. Benzalkonium chloride;
  3. Boric acid;
  4. Calcium hypochlorite (kaporit);
  5. Chloramine – B;
  6. Copper sulfate;
  7. Formalin (37-40%);
  8. Iodophors;
  9. Paraformaldehyde;
  10. Phenoxethol;
  11. Silvol;
  12. Sodium hypochloride;
  13. Sodium Peroxide Pyrophosphate;
  14. Sodium Thiosulfate.
B. Antiseptik :
  1. Betanaphthol;
  2. Chloramine – T;
  3. Potassium Permanganate (PK, KMnO4).
C. Antibakteri :
  1. Atabrine, hyrochloride;
  2. Basic Bright Green, oxalate;
  3. Malachite Green, zinc free oxalate.
D. Antelmentika :
  1. Niclosamide;
  2. Picric Acid.
E. Feed Additive (imbuhan pakan ikan/udang) :
  1. Avilamisina;
  2. Avoparsina;
  3. Bacitracin zink;
  4. Enramisina;
  5. Flavomisina;
  6. Hygromycin B;
  7. Kitasamycin;
  8. Kolistin sulfat feed grade;
  9. Lasalosid;
  10. Linkomisina hidroklorida;
  11. Maduramisina;
  12. Monensin (natrium)
  13. Narasina;
  14. Nistatina;
  15. Salinomycin (natrium);
  16. Spiramycin (base, embonat);
  17. Tiamulin hidrogen fumarat;
  18. Tilocyn;
  19. Virginiamycin;
  20. Aklomide;
  21. Amrolium;
  22. Butynorate;
  23. Clopidol;
  24. Decoquinate;
  25. Ethopabate;
  26. Halquinaol;
  27. Olakuinol;
  28. Sulfanitran.
III. JENIS-JENIS OBAT BEBAS

A. Desinfektan dan Antiseptik :
  1. Calcium chloride;
  2. Calcium Nitrate;
  3. Lysol;
  4. Rivanol;
  5. Hydrogen Peroxida (H2O2) dengan konsentrasi kurang dari 3%.
B. Antiprotozoa :
  1. Calcium Carbonate (Ca CO3);
  2. Sodium Chloride (Na C1/garam dapur).
C. Antelmintika :
  • Garlic.
IV. ZAT AKTIF YANG DILARANG BEREDAR 
      DAN DIPERGUNAKAN SEBAGAI OBAT IKAN
  1. Nitrofuran, termasuk Furazolidone dan derivat-derivatnya;
  2. Ronidozol;
  3. Dapson;
  4. Chloramphenicol, termasuk derivat-derivatnya dan garam-garamnya;
  5. Cholichicin;
  6. Chlorpromazone;
  7. Trichlorfon;
  8. Dimetildazole;
  9. Metronidazole;
  10. Aristolochia spp.

Sumber: Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: KEP.20/MEN/2003
              perihal Klasifikasi Obat Ikan

Popular posts from this blog

Ikan Tenggiri

Ikan tenggiri аdаlаh termasuk golongan ikan pelagis dan salah satu ikan berdaging putih уаng disukai оlеh masyarakat dunia, disebabkan оlеh rasa dan baunya khas.  Ikan іnі termasuk dalam marga Scomberomorus dеngаn famili Scombridae уаng јugа mаѕіh kerabat dekat dеngаn ikan tuna, ikan tongkol, ikan madidihang, dan ikan kembung. ikan ternggiri јugа dikenal рulа dеngаn nama sapnish mackerel, nаmun nama tеrѕеbut berbeda-beda dі ѕеtіар daerah.  Orang india menyebutnya ikan anjai, dі Filipina lebih dikenal dеngаn nama dillis, dan dі Thailand erat dеngаn istilah ikan thuinsi.  IKAN TENGGIRI Ikan tenggiri Mеrеkа banyak ditemukan dі perairan beriklim sedang dan tropis, sebagian besar tinggal dі ѕераnјаng pantai atau bahari lepas.  Banyak spesies dibatasi dalam rentang distribusi mеrеkа dan hidup dalam populasi уаng terpisah atau stok ikan bеrdаѕаrkаn geografi. Dі Indonesia ikan tenggiri paling banyak ditemukan dі Gorontalo.  Ukuran ikan tenggiri...

4 Hal Harus Dilakukan Untuk Pengembangan Budidaya Tambak Udang Berkelanjutan Di Indonesia

4 Hal Harus Dilakukan untuk Pengembangan Budidaya Tambak Udang Berkelanjutan di Indonesia - Indonesia yaitu negara besar dengan luas 8,7 juta km2 dengan garis pantai sepanjang 81.000 km. Indonesia terdiri dari lebih 17.000 pulau, menyebar sepanjang khatulistiwa, di antara benua Asia dan Australia . Indonesia mempunyai 800.000 ha daerah potensial untuk budidaya tambak udang yang 360.000 ha di antaranya telah dikembangkan untuk perikanan budidaya . Lebih dari 30% lahan tersebut untuk budidaya tambak udang. Kendala utama ketika ini untuk budidaya udang berkelanjutan adalah: degradasi lingkungan akhir polusi internal dan eksternal, tidak efektifnya perencanaan pesisir dalam penggunaan lahan, desain teknis dan tata letak tambak udang yang buruk, dan administrasi budidaya yang tidak benar. Ancaman utama yang terbesar yaitu dengan adanya perkembangan industri yang begitu pesat. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meminimalkan beberapa persoalan tersebut. Terdapat 4 rekomendasi yang p...

Pengemasan Produk Perikanan

PENGERTIAN Pengemasan merupakan suatu cara atau perlakuan pengamanan terhadap materi pangan, supaya materi pangan baik yang belum maupun yang telah mengalami pengolahan, sanggup hingga ke tangan konsumen dengan “selamat” (secara kuantitas & kualitas). DASAR HUKUM PENGEMASAN PRODUK HASIL PERIKANAN 1.       UU No. 7 Tahun 1996 wacana Pangan 2.       UU No. 8 Tahun 1999 wacana Perlindungan Konsumen 3.       UU No. 31 Tahun 2004 wacana Perikanan dan UU No. 45 Tahun 2009 tentang: Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 2004 wacana Perikanan 4.       UU RI No. 15 Tahun 2001 wacana Merk 5.       UU No. 14 Tahun 2001 wacana Paten 6.       Peraturan Pemerintah No. 69 Tahun 1999 wacana Pelabelan dan Iklan Pangan 7.       Kep. Menteri Kelautan dan Perikanan RI No.   KEP.01/M...