Skip to main content

Mengenal Lebih Akrab Udang Ronggeng (Harpiosquilla)





Udang ronggeng (Harpiosquilla)  adalah Harpiosquilla  atau sering dikenal sebagai udang ronggeng mempunyai duri-duri yang keras, terutama di bab atas kepala dan antena. Badannya besar dilindungi kulit keras yang mengandung zat kapur dan mempunyai bentuk tubuh yang mirip belalang sembah (mantis). Antena berkembang dengan baik terutama antena kedua yang panjangnya melebihi panjang badannya. Pada pasangan kaki jalannya tidak mempunyai capit. Habitat hidup udang ronggeng yaitu di perairan karang, suatu daerah bahari dimana banyak terdapat karang-karang, terumbu karang, batuan granit atau vulkanis. Pada siang hari umumnya udang barong bersembunyi pada gua-gua karang.
 


Morfologi udang barong secara umum yaitu sebagai berikut :
1.    Badannya besar dilindungi kulit keras yang mengandung zat kapur (calcareous);
2.    Memiliki duri-duri yang keras, terutama di bab atas kepala dan antena;
3.    Sungut/antena tumbuh dengan baik, terutama sungut kedua yang panjangnya melebihi panjang badannya;
4.    Pasang kedua dari maksiliped sangat besar dan agak berbentuk capit (subchalate), sehingga udang mirip belalang sembah.;
5.    Tubuh memanjang dengan abdomen lebar, karapas menutupi tiga dari tujuh ruas dada, mata bertangkai, ada insang yang terletak pada lima pasang embelan abdomen pertama.;
6.    Tubuhnya terdiri dari ruas kepala, dad, dan abdomen, kepala ditutupi oleh karapas yang menutupi kepala dan sebagian ruas – ruas dada;
7.    Ruas dada yang terlihat yaitu ruas dada ke-5, ke-6, ke-7, dan ke-8. Kaki tiga pasang terletak pada ruas dada ke-6, ke-7, ke-8. abdomen terdiri dari tiga ruas, permukaan atas dari abdomen ini licin atau bergaris-garis;
8.    Telson berbentuk mirip kipas dan mempunyai permukaan yang halus bergaris-garis, berbentol-bentol ataupun berduri-duri;
9.    Berubahnya salah satu umbai-umbai verbal (maksiliped II) menjadi kaki- penangkap untuk memegang atau menyobek mangsa mangsanya. Kaki penyebok ini kadang kala bergigi dan kadang kala tidak. 
Habitat hidup udang ronggeng yaitu di perairan karang. Seperti kebanyakan jenis Crustacea yang lain, udang ronggeng yaitu binatang yang aktif pada malam hari untuk mencari makan dan terdapat jenis-jenis yang membenamkan diri dalan pasir atau lumpur.
Udang ronggeng atau Harpiosquilla ini mempunyai daur hidup yang kompleks, ukuran total morfologi tubuhnya kurang lebih 20 cm dan sering berganti kulit. Biasanya pergantian kulit terjadi pada malam hari. Udang karang ini aktif mencari makan pada malam hari, makanannya terdiri dari banyak sekali jenis mollusca, echinodermata, dan juga hewan-hewan lainnya.

Popular posts from this blog

Ikan Tenggiri

Ikan tenggiri аdаlаh termasuk golongan ikan pelagis dan salah satu ikan berdaging putih уаng disukai оlеh masyarakat dunia, disebabkan оlеh rasa dan baunya khas.  Ikan іnі termasuk dalam marga Scomberomorus dеngаn famili Scombridae уаng јugа mаѕіh kerabat dekat dеngаn ikan tuna, ikan tongkol, ikan madidihang, dan ikan kembung. ikan ternggiri јugа dikenal рulа dеngаn nama sapnish mackerel, nаmun nama tеrѕеbut berbeda-beda dі ѕеtіар daerah.  Orang india menyebutnya ikan anjai, dі Filipina lebih dikenal dеngаn nama dillis, dan dі Thailand erat dеngаn istilah ikan thuinsi.  IKAN TENGGIRI Ikan tenggiri Mеrеkа banyak ditemukan dі perairan beriklim sedang dan tropis, sebagian besar tinggal dі ѕераnјаng pantai atau bahari lepas.  Banyak spesies dibatasi dalam rentang distribusi mеrеkа dan hidup dalam populasi уаng terpisah atau stok ikan bеrdаѕаrkаn geografi. Dі Indonesia ikan tenggiri paling banyak ditemukan dі Gorontalo.  Ukuran ikan tenggiri...

4 Hal Harus Dilakukan Untuk Pengembangan Budidaya Tambak Udang Berkelanjutan Di Indonesia

4 Hal Harus Dilakukan untuk Pengembangan Budidaya Tambak Udang Berkelanjutan di Indonesia - Indonesia yaitu negara besar dengan luas 8,7 juta km2 dengan garis pantai sepanjang 81.000 km. Indonesia terdiri dari lebih 17.000 pulau, menyebar sepanjang khatulistiwa, di antara benua Asia dan Australia . Indonesia mempunyai 800.000 ha daerah potensial untuk budidaya tambak udang yang 360.000 ha di antaranya telah dikembangkan untuk perikanan budidaya . Lebih dari 30% lahan tersebut untuk budidaya tambak udang. Kendala utama ketika ini untuk budidaya udang berkelanjutan adalah: degradasi lingkungan akhir polusi internal dan eksternal, tidak efektifnya perencanaan pesisir dalam penggunaan lahan, desain teknis dan tata letak tambak udang yang buruk, dan administrasi budidaya yang tidak benar. Ancaman utama yang terbesar yaitu dengan adanya perkembangan industri yang begitu pesat. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meminimalkan beberapa persoalan tersebut. Terdapat 4 rekomendasi yang p...

Pengemasan Produk Perikanan

PENGERTIAN Pengemasan merupakan suatu cara atau perlakuan pengamanan terhadap materi pangan, supaya materi pangan baik yang belum maupun yang telah mengalami pengolahan, sanggup hingga ke tangan konsumen dengan “selamat” (secara kuantitas & kualitas). DASAR HUKUM PENGEMASAN PRODUK HASIL PERIKANAN 1.       UU No. 7 Tahun 1996 wacana Pangan 2.       UU No. 8 Tahun 1999 wacana Perlindungan Konsumen 3.       UU No. 31 Tahun 2004 wacana Perikanan dan UU No. 45 Tahun 2009 tentang: Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 2004 wacana Perikanan 4.       UU RI No. 15 Tahun 2001 wacana Merk 5.       UU No. 14 Tahun 2001 wacana Paten 6.       Peraturan Pemerintah No. 69 Tahun 1999 wacana Pelabelan dan Iklan Pangan 7.       Kep. Menteri Kelautan dan Perikanan RI No.   KEP.01/M...