Skip to main content

Posts

Showing posts matching the search for kajian-perbandingan-aktiviti

Kajian Perbandingan Aktiviti Pengoksidan Lipid Secara In-Vitro Bagi Ekstrak Mimosa Pigra Dan Aplikasi Ekstrak Sebagai Antioksida Dalam Pemakanan Tilapia

Jurnal Penelitian Perikanan - Kajian Perbandingan Aktiviti Pengoksidan Lipid Secara In-Vitro bagi Ekstrak Mimosa Pigra dan Aplikasi Ekstrak Sebagai Antioksida dalam Pemakanan Tilapia - ABSTRAK : Sebanyak 36 ekstrak Mimosa pigra telah diuji aktiviti antioksidanya dengan memakai ujian ferik tiosianat (FTC) dan asid tiobarbiturik (TBA). Didapati ekstrak rendaman air suling (daun) mempunyai aktiviti antioksida terbaik dalam ujian FTC, manakala ekstrak rebusan etil asetat (campuran batang, ranting dan daun) memiliki aktiviti antioksida terbaik dalam ujian TBA. Secara keseluruhannya, didapati ekstrak rebusan air suling (campuran batang, ranting dan daun) memiliki aktiviti antioksida terbaik dalam kedua-dua ujian. Kajian diteruskan dengan menentukan sembilan ekstrak terbaik antioksida daripada 36 sampel tadi untuk menjalani ujian aktiviti antioksida ( ekstrak disingkirkan klorofil dengan memakai kaedah kromatografi kertas) [tujuh dari ekstrak rebusan iaitu metanol (campuran batang, ra

Jurnal : Imbas Meniran Dalam Pakan Untuk Mencegah Benjol Kuman Aeromonas Sp. Pada Benih Ikan Mas (C. Carpio)

Jurnal Penelitian Perikanan - Pengaruh Meniran dalam Pakan untuk Mencegah Infeksi Bakteri Aeromonas sp. pada Benih Ikan Mas (C. carpio) - ABSTRAK : Penelitian mengenai efek meniran dalam pakan untuk mencegah jerawat basil Aeromonas sp. pada benih ikan mas (C. carpio) telah dilaksanakan di Laboratorium Fisiologi Hewan Air Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNPAD. Pelaksanaannya dari 10 Juli hingga 21 Agustus 2006. Metode Penelitian yang dipakai yakni metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas enam perlakuan dan tiga ulangan yaitu takaran meniran dalam 1 kg pakan 0 g/kg, 5 g/kg, 10 g/kg, 15 g/kg, 20 g/kg dan 25 g/kg selama satu bulan. Setiap perlakuan memakai 10 ekor benih ikan mas berat + 3 gram. Setelah satu bulan diberi pakan lalu dikohabitasi dengan ikan mas yang terinfeksi basil Aeromonas selama satu minggu. Analisis data untuk mengetahui efek perlakuan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan mas dipakai uji F, sedangkan untuk mengetahui

Jurnal : Aplikasi Teknologi Bioflok Pada Budidaya Udang Putih (Litopenaeus Vannamei Boone.)

Jurnal Penelitian Perikanan - Aplikasi Teknologi Bioflok pada Budidaya Udang Putih (Litopenaeus vannamei Boone.) - ABSTRAK : Udang Putih ( Litopenaeus vannamei Boone.) merupakan salah satu komoditas perikanan bahari Indonesia yang mempunyai nilai ekonomi tinggi baik di pasar domestik maupun global. Proses budidaya komoditas ini sudah berkembang secara pesat terutama penggunaan teknologi berdasarkan pada proses autotrof yang memakai proses fotosintesis fitoplankton sebagai faktor penentu produktivitas perairan tambak. Penggunaan sistem ini masih mempunyai beberapa permasalahan menyerupai kualitas air dan konversi pakan yang tidak stabil. Untuk itu, perlu dikembangkan suatu sistem budidaya efektif untuk memecahkan permasalahan tersebut melalui sistem budidaya berbasis teknologi bioflok yang memakai komunitas mikroorganisme ( mikroalga dan bakteri ). Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi bioflok dari gabungan mikroba pembentuk bioflok dalam skala pilot yang kemudian diaplik

Jurnal : Penggunaan Bungkil Inti Sawit Yang Difermentasikan Oleh Jamur Pelapuk Putih (Phanerochaete Chrysosporium) Dalm Pakan Dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Dan Daya Cerna Ikan Mas (Cyprinus Carpio L.)

Jurnal Penelitian Perikanan - Penggunaan Bungkil Inti Sawit yang Difermentasikan oleh Jamur Pelapuk Putih (Phanerochaete chrysosporium) dalm Pakan dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan dan Daya Cerna Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) - ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknologi fermentasi terhadap kualitas bungkil inti sawit dan untuk melihat pengaruhnya dalam pakan terhadap pertumbuhan dan daya cerna ikan mas ( Cyprinus carpio L.). Penelitian ini dibagi dalam dua tahap. Tahap I bertujuan untuk melihat imbas meningkatkan secara optimal jumlah inokulum dan waktu inkubasi pada fermentasi padat memakai jamur Phanerochaete chrysosporium . Parameter yang diukur mencakup analisis proksimat pada BIS sebelum dan setelah fermentasi, lignin, dan glukosa. Rancangan percobaan yang dipakai yaitu rancangan acak lengkap (RAL) faktorial contoh 3 x 3 dengan tiga kali duplikasi. Pada penelitian tahap II diujikan 5 jenis pakan perlakuan dengan konsentrasi bungkil

Jurnal : Pementingan Mortalitas Yang Disebabkan Kanibalisme Pada Udang Kali (Macrobrachium Lanchesteri De Man) Sebagai Model Pengelolaan Budidaya Post Larva Udang Galah (Macrobrachium Rosenbergii De Man)

Jurnal Penelitian Perikanan - Penekanan Mortalitas yang Disebabkan Kanibalisme pada Udang Kali (Macrobrachium lanchesteri de Man) sebagai Model Pengelolaan Budidaya Post Larva Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii de Man) - ABSTRAK : Kanibalisme dipelajari dengan memakai udang kali (M. lanchesteri) yang dipelihara pada akuarium berukuran 40x25x20 cm3. Penelitian terbagi atas dua tahap yakni uji pendahuluan dan uji perlakuan. Uji pendahuluan bertujuan untuk mengetahui ukuran dan nisbah kelamin serta menciptakan standarisasi kepadatan ideal dan waktu aktif udang kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa udang kali mempunyai rataan panjang 41.12±1.17 mm untuk individu betina membawa telur (BT), 36.19±1.52 mm untuk betina tidak membawa telur (B), dan 35.82±1.19 mm untuk jantan (J). Nisbah kelamin yaitu 1:1:1 untuk tiga kombinasi BT, B dan J tersebut. Hasil uji pendahuluan juga menawarkan bahwa M. lanchesteri yaitu binatang krepuskular yang sebagian besar aktivitasnya terjadi pada pukul

Jurnal : Imbas Beberapa Media Terhadap Pertumbuhan Populasi Maggot (Hermetia Illucens)

Jurnal Penelitian Perikanan - Pengaruh Beberapa Media Terhadap Pertumbuhan Populasi Maggot (Hermetia illucens) - ABSTRAK : Maggot atau larva black soldier fly merupakan salah satu organisme yang memenuhi persyaratan sebagai pakan alami. Akan tetapi, selama ini budidaya maggot belum berkembang. Praktikum ini bertujuan untuk menguji beberapa nutrient sebagai media budidaya maggot. Media yang dipakai untuk menumbuhkan maggot dalam praktikum ini antara lain bungkil kelapa sawit, dan dedak . Seluruh media ditimbang sebanyak satu kilogram, lalu ditambahkan air sebanyak 1 liter dan diletakkan dalam ember. Selanjutnya media ditempatkan pada tempat yang diduga terdapat lalat black soldier. Budidaya dilakukan selama 21 hari dengan 2 ulangan, lalu dilihat produksinya. Dari praktikum ini didapatkan data produksi maggot dengan media bungkil kelapa sawit rata-rata 305,5 gram dan media dedak rata-rata 205 gram. Berdasarkan hasil dari praktikum ini sanggup disimpulkan bahwa media kelapa sawit dan

Jurnal : Hasil Tangkapan Dan Laju Tangkap Unit Perikanan Pukat Tarik, Tugu Dan Kelong

Jurnal Penelitian Perikanan - Hasil Tangkapan dan Laju Tangkap Unit Perikanan Pukat Tarik, Tugu dan Kelong - Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hasil tangkapan dan laju tangkap pada perikanan pukat tarik (mini trawl) , tugu (trapnet) dan kelong (setnet) . Data hasil dan upaya penangkapan serta waktu penangkapan dari setiap unit perikanan tersebut, telah dipakai dalam a nalisis hasil tangkapan dan laju tangkap secara kuantitatif yang menggambarkan komposisi hasil tangkapan dan nilai laju tangkap dari ketiga unit perikanan tangkap tersebut di Kota Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam operasi penangkapan pukat tarik mempunyai 2 (dua) sasaran tangkapan, yakni ikan pepija (nomei hc) dan udang (shrimp) dalam 2 (dua) ekspresi dominan penangkapannya. Ikan nomei juga menjadi sasaran tangkapan pada pengoperasian perikanan tugu (trapnet) dan ikan-ikan pelagis kecil di sekitar pantai dan muara menjadi tangkapan utama perikanan kelong (setnet). Pengoperasian pukat

Jurnal : Keanekaragaman Dan Distribusi Udang Dikaitkan Dengan Faktor Fisika Dan Kimia Air Muara Sungai Asahan

Jurnal Penelitian Perikanan - Keanekaragaman dan Distribusi Udang Dikaitkan dengan Faktor Fisika dan Kimia Air Muara Sungai Asahan - ABSTRAK : Penelitian tentang keanekaragaman dan distribusi udang dikaitkan dengan faktor fisik dan kimia air Muara Sungai Asahan dilakukan pada bulan Maret 2010. Sampel udang diambil dari tiga stasiun pengamatan, dimana pada setiap stasiun pengamatan dilakukan tiga kali ulangan pengambilan sampel. Penentuan titik pengambilan sampel dilakukan dengan memakai metode Purposive random sampling. Sampel udang diambil dengan memakai jaring dengan panjang 57 m dan lebar 1,5 m dengan luas mata jaring 4 mm, kemudian diidentifikasi di Laboratorium Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan (PSDAL), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara. Pengukuran parameter fisik kimia air dilakukan dengan metode dan alat ukur yang telah ditentukan. Untuk beberapa parameter fisik kimia, pengukuran dilakukan eksklusif di lokasi pengambilan sam

Jurnal : Penampilan Reproduksi Induk Ikan Baung (Hemibagrus Nemurus Blkr) Dengan Derma Pakan Buatan Yang Ditambahkan Asam Lemak N-6 Dan N-3 Dan Dengan Implantasi Estradiol-17 Dan Tiroksin

Jurnal Penelitian Perikanan - Penampilan Reproduksi Induk Ikan Baung (Hemibagrus nemurus Blkr) dengan Pemberian Pakan Buatan yang Ditambahkan Asam Lemak n-6 dan n-3 dan dengan Implantasi Estradiol-17  dan Tiroksin - ABSTRAK : Penelitian terdiri dari dua tahap. Percobaan tahap I bertujuan untuk memilih kebutuhan asam lemak n-6 dan n-3. Dalam percobaan ini dipakai empat jenis pakan dengan perbedaan kadar asam lemak n-6 dan n-3 sebagai berikut. Pakan A 0.77% asam lemak n-6, 0.56% asam lemak n-3; pakan B 1.56%,0.78%; pakan C 1.74%, 1.00% dan pakan D 2.03%, 1.82%. Tujuh ekor induk dengan berat rata-rata 290-327g ditebar ke setiap jaring apung. Pakan diberikan dua kali sehari secara at satiation. Sampling dilakukan setiap dua ahad untuk mengevaluasi perkembangan gonad. Kandungan lemak dan komposisi asam lemak di hati, telur dan larva umur 0 dan 24 jam dianalisis. Berdasarkan penilaian pada usang waktu matang gonad, fekunditas, derajat tetas telur, derajat kelangsung hidup dan persentase l