Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan
Apa Itu GEMAR IKAN?
Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMAR IKAN) yaitu gerakan adab yang memotivasi masyarakat untuk mengkonsumsi ikan secara teratur dalam jumlah yangn disyaratkan bagi kesehatan semoga terbentuk insan Indonesia yang sehat, berpengaruh dan cerdas. Dan dalam lingkup kehidupan masyarakat terkecil yaitu keluarga, Ibu memegang peranan penting dalam pengaturan asupan gizi keluarga.
Mengapa Harus Makan Ikan?
1. Ikan mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi dan lengkap.
| Protein | 13-20% per 100 gram ikan |
| Mineral | Fosfor, zat besi, kalsium, iodium, selenium dan kalium |
| Vitamin | Vit. A, B1, B6, B12, Vit D dan Vit. E |
| Lemak | Asam lemak tidak jenuh |
2. Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan otak anak.
a. DHA pada daging ikan sanggup meningkatkan kecerdasan anak dan kesehatan mata.
b. AA pada daging ikan berfungsi untuk pertumbuhan dan kekebalan tubuh dari banyak sekali penyakit.
c. EPA dan DHA sanggup menurunkan kolesterol dalam hati dan jantung.
d. Nilai protein ikan sangat tinggi. Ikan mengandung protein yang lebih lengkap dibanding dengan protein hewani lainnya. Protein dalam tubuh ikan mengandung 20 asam amino penting terutama lysis, valin dan methionin. Protein ini mempunyai kegunaan untuk pertumbuhan badan
3. mempertahankan dan memelihara kesehatan tubuh serta mencerdaskan otak.
4. Kandungan asam amino essensial sangat tinggi. Asam lemak tidak jenuh Omega 3 berfungsi untuk proses tumbuh kembangnya sel-sel otak yang sangat baik bagi tumbuh kembang otak anak. Omega 3 juga mempunyai kemampuan 2-5 kali untuk melawan kolesterol, memperlancar peredaran darah sehingga sanggup mencegah terjadinya penyumbatan pembuluh darah yang merupakan penyebab penyakit jantung koroner. Omega 3 juga sanggup mengurangi tekanan darah dan mencegah penyakit kulit serta mengurangi peradangan.
5. Kandungan kolesterol rendah.
Asam lemak ikan merupakan asam lemak essensial yang sifatnya tidak jenuh. Asam lemak tidak jenuh sangat bermanfaat untuk mempertahankan kesehatan tubuh dan menjaga kestabilan kadar kolesterol. Asam eikosapentaenoat (EPA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA), keduanya bermanfaat dalam menurunkan kolesterol dalam darah dan meningkatkan pertumbuhan sel-sel otak sikecil
Makan Ikan Harus Dibiasakan Sejak Dini
1. Daging ikan gampang dicerna. Mulai dari balita hingga dengan lansia sanggup menikmatinya. Penyerapan protein pun tingkat cernanya sangat tinggi. Sehingga baik bagi bawah umur yang mempunyai pencernaan yang agak bermasalah.
2. Diversifikasi olahan ikan pun sangat beragam. Diversifikasi ini bisa menarik bawah umur untuk menyukai mengkonsumsi ikan. Selain alasannya gampang dimakan, rasanya yang lezat, olahan yang beragam, dan cepat sanggup disajikan.
3. Rasanya enak dan gurih sesuai dengan selera anak.
4. Mengandung asam amino essensial dan asam lemak Omega 3.
Ciri-Ciri Ikan Segar
1. Mata terang, bening, menonjol dam cembung.
2. Warna kulit cemerlang, sisik berpengaruh dan mengikat.
3. Daging lentur dan kenyal.
4. Bau ikan segar dan spesifik (khas).
Jenis Komoditas Perikanan
- Ikan maritim : tuna, kakap merah, kembung, cumi-cumi, udang, dll.
- Ikan air tawar : ikan mas, nila, gurame, lele, patin, bawal, dll.
- Ikan air payau : bandeng, udang, dll.
- Kepiting, rajungan, kerang, rumput laut, dll.
