Skip to main content

Aneka Olahan Berbahan Baku Ikan

RAMBUTAN IKAN
A.   Bahan – materi yang dipakai :
  • 400 gr ketela rambat direbus
  • 200 gr ikan kakap (dibuat abon)
  • 100 gr mie hun/ bihun
  • 100 gr tepung terigu
  • 2 butir telor
B.   Bumbu-bumbu yang dipakai :
  • 3 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • ¼ sdt ketumbar
  • 200 cc minyak goring
  •  ½ sdt garam
C.   Cara menciptakan abon
  • Cuci ikan hingga higienis kemudian direbus hingga matang
  • Semua bumbu dihaluskan kemudian dicampur bersama ikan yang sudah direbus
  • Goreng hingga kering sehingga menjadi abon, tambahkan bawang goreng
D.   Cara menciptakan rambutan ikan
  1. Rebus ketela rambat hingga matang, kemudian dikuliti, sesudah itu diremas-remas. Tambahkan sedikit garam terus diuleni hingga mendapat campuran yang lembut
  2. Bentuk ketela bulat-bulat dan didalamnya diisi abon ikan
  3. Siapkan tepung, telur yang sudah dikocok, dan mie hun mentah yang dihancurkan
  4. Gulingkan ketela yang sudah diisi abon didalamnya, pertama diatas tepung, kedua kedalam telur, ketiga digulingkan lagi kedalam mie hun yang sudak dihancurkan
  5. Goreng campuran ini hingga matang sehingga kelihatan ibarat buah rambutan
Rambutan ikan ini selain enak, sehat dan bergizi juga sanggup dipilih sebagai menu/hidangan variasi yang memakai materi baku lokal yaitu dari umbi-umbian, sehingga sanggup mempercepat tercapainya kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP).
Selamat mencoba dan semoga sukses…

PENYET LELE SAMBAL TERASI

Bahan:
  •  2 ekor lele
Bumbu rendaman:
  • 3 siung bawang putih
  • Garam secukupnya
  • Penyedap rasa secukupnya
  • 1 buah jeruk nipis
  • 1 ruas kunyit
  • 1 sdt ketumbar
Sambal :
  • 3 buah cabe rawit
  • 2 buah cabe merah besar
  • 1 siung bawang putih
  • 1 siung bawang merah
  • 1 buah tomat
  • ½ sdt terasi,disangrai
  • 1 buah jeruk limau
  • Gula secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Penyedap rasa secukupnya
Cara Membuat:
  1. Bersihkan lele,cuci sayat,rendam dalam bumbu rendaman selama 10 menit,lalu goreng hingga kering diatas api kecil.
  2. SAMBAL:Panaskan minyak goreng didalam wajan,masukan cabe rawit,cabai merah besar,bawang putih,dan bawang merah. Goreng hingga layu.Haluskan bersama terasi.Bubuhkan gula,garam,penyedap rasa,dan air jeruk limau.
  3. Tempatkan lele di atas sambal (dalam cobek) kemudian di penyet (tekan-tekan) 

LELE GORENG SANTAN
Bahan:
  • 2 ekor lele
  • 5 buah cabe hijau diiris
  • 3 buah tomat hijau diiris
  • 10 lembar daun kemangi
  • 1 galas santan
Bumbu:
  • 3 siung bawang putih
  • 3 siung bawang merah
  • Gula secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Penyedap rasa secukupnya
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 ruas lengkuas
Cara membuat:
  1. Bersikan lele,cuci,potong 3 bagian,rendam dalam bumbu rendaman selama 10 menit,lalu goreng hingga kering diatas api kecil,cincang,lalu tumis hingga harum.
  2. Masukan lele goreng, tuangkan santan, bubuhkan gula, garam, dan penyedap rasa, biarkan hingga mendidih.
  3. Masukkan daun salam, daun jeruk, lengkuas, cabe hijau, dan tomat hijau.
  4. Sesaat sebelum diangkat taburkan daun kemangi. 

LELE BAKAR COLO-COLO
Bahan :
  • 2 ekor lele
  • 3 siung bawang putih
  • 2 sdm mentega
  • 1 sachet penyedap rasa
  • garam secukupnya
Bumbu colo-colo :
  • 5 buah cabe rawit merah
  • 3 siung bawang merah
  • 5 sdm kecap manis
  • 1 buah jeruk limau atau jeruk nipis
Bumbu Sambal :
  • 1 buah cabe merah
  • 1 buah tomat
  • 2 siung bawang putih
  • 2 siung bawang merah
  • Gula secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Penyedap rasa secukupnya
Cara Membuat :
  1. Bersihkan lele, cuci, sayat, dan redam dalam bumbu rendaman selama 10 menit. Olesi lele yang sudah dibumbuhi dengan mentega yang dicampur dengan bawang putih halus, garam, dan penyedap rasa.
  2. Olesi pembakaran dengan mentega, bakar lele diatasnya hingga matang
  3. COLO-COLO: Iris tipis bawang merah, iris tipis bulet cabe rawit merah, campurkan dengan kecap bagus dan air jeruk limau.
  4. SAMBAL: Kukus cabe merah, tomat, bawang putih, dan bawang merah, kemudian haluskan. 

BOTOK  LELE
Bahan:
  • 2 ekor lele
Bumbu:
  • 8 buah cabe hijau diiris serong
  • 5 buah tomat hijau dipotong melintang
  • 10 buah cabe rawit merah utuh
  • 5 siung bawang putih diiris tipis
  • 5 siung bawang merah diiris tipis
  • 2 ruas kencur dihaluskan
  • 5 lembar daun salam
  • 1 butir telur
  • Gula secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Penyedap rasa secukupnya
Cara Membuat:
  1. Potong lele menjadi 4 bagian. Campur dengan cabe hijau, tomat hijau, cabe rawit merah, bawang putih, bawang merah, kencur, daun salam, gula, garam, penyedap rasa, dan kocokan telur.
  2. Bungkus lele dengan daun pisang
  3. Kukus lele dalam dandang selama 40 menit 

ASEM-ASEM LELE
Bahan :
  • 2 ekor lele
 Bumbu :
  • 5 siung bawang putih
  • 3 siung bawang mer4ah
  • 4 buah cabe merah besar
  • 4 buah cabe hijau besar
  • 1 ruas lengkuas
  • 2 batang serai
  • 5 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • ½ cangkir air asem jawa
  • 5 buah tomat hijau
  • 15 lembar kemangi
  • Gula secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Penyedap rasa secukupnya
Cara Membuat :
  1. Bersihkan lele, potong menjadi 3 bagian, kemudian sisihkan. Iris tipis bawang putih dan bawang merah. Iris cabe merah besar dan cabe hijau besar. Iris memenjang tomat hijau.
  2. Rebus air hingga mendidih, masukkan semua materi bumbu kecuali daun kemangi.
  3. Masukkan lele yang sudah dipotong, biarkan hingga lele kesat dan masak. Sesaat sebelum diangkat, taburkan daun kemangi. 

TIM  LELE
Bahan:      
  • 2 ekor lele
Bumbu :
  • 5 siung bawang putih dicincang
  • 1 buah tomat diiris kotak
  • 1 batang daun bawang merah dipotong sepanjang 1 cm
  • 1 sdt minyak wijen
  • 1 sdm raja rasa
  • 2 ruas jahe diiris tipis
  • Gula secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Merica bubuk secukupnya
Cara Membuat :
  1. Bersihkan lele, cuci, pototng menjadi 3 atau 4 bagian, rwendam dalam bumbu rendaman selama 10 menit
  2. Campur lele yang sudah dibumbuhi dengan tomat, daun bawang merah, jahe, minyak wijen, raja rasa, merica bubuk, gula, dan garam.
  3. Kukus dalam dandang selama 45 menit. Sajikan dengan irisan cabe rawit dan kecap asin. 

BALADO LELE
Bahan :
  • 2 ekor lele
  • ½ gelas air
Bumbu :
  • 5 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 5 buah cabe merah
  • 2 buah cabe rawit
  • 2 sdm gula merah yang dirajang
  • Garam secukupnya
  • Penyedap rasa secukupnya
Cara Membuat :
  1. Bersihkan lele, cuci, potong menjadi 3 bagian, rendam dalam bumbu rendaman selama 10 menit, kemudian goreng hingga kering diatas api kecil.
  2. Haluskan semua materi bumbu, tambahkan cabe rawit utuh, tumis hingga harum.
  3. Tambahkan air masak hingga bumbu mengental
  4. Masukkan lele yang sudah digoreng, aduk hingga rata, angkat, dan siap disajikan. 

BAKSO LELE
Bahan-bahan:
  • 1000 gram daging lele (sebelumnya lele dikukus dulu, ambil dagingnya)
  • 1500 gram tepung kanji
  • 1500 gram Maezena
  • 2  butir telur ayam
  • 2 sendok makan bawang putih goreng (menggorengnya diiris tipis)
  • 1 sendok makan bawang merah goreng
  • 10 gram (atau sesuai selera) merica bubuk.
  • 5 gram benzoat ( anti Jamur ) / boleh tidak menggunakan
  • 5 gram  pengenyal
  • 5 gram perasa
  • 5 gram anti bau / boleh tidak menggunakan
  • ½ sendok makan (atau sesuai selera) garam.
Bahan-bahan untuk kuah bakso lele :
  • 3-4 siung bawang putih
  • Merica bubuk dan garam secukupnya
  • Penyedap rasa
Cara menciptakan Bakso Lele :
  1. Bahan-bahan bakso lele dicampur hingga merata
  2. Panaskan air dalam panci hingga mencapai suhu 80 ºC, jangan hingga mendidih.
  3. Kemudian siapkan air hambar dan es kerikil pada mangkok dan sendok untuk mencetak.
  4. Bakso lele dibuat lingkaran dengan pertolongan sendok dan dimasukan kedalam panci air panas, biarkan bakso matang (ditandai dengan bakso tersebut mengapung keatas).
  5. Angkat bakso dan letakan dalam mangkok berisi es kerikil dan air dingin.
  6. Kaldu bakso lele kemudian ditambah bumbu kuah.
Bakso lele yang sudah matang sanggup dikemas dalam plastik dan disimpan didalam freezer.
Cara menciptakan kuah bakso lele :
            Bumbu kuah dihaluskan kemudian ditumis hingga harum kemudian masukan pada kaldu bakso lele tadi dan biarkan mendidih. Saat hendak disajikan, taburi dengan bawang goereng. 

KUE BROWNIS IKAN KUKUS
Brownis merupakan masakan yang popular di masyarakat dan banyak disukai oleh belum dewasa pada umumnya alasannya yaitu rasa coklatnya yang gurih. Untuk meningkatkan nilai gizi brownis yang kita buat maka sanggup ditambahkan dengan daging ikan. Brownis yaitu roti yang bantat sehingga untuk membuatnya tidaklah sulit.
A.    Bahan –bahan yang dipakai :
Volume
Bahan-bahan
Kegunaan
150 gr
Mentega/minyak sayur low kolesterol
Membuat gurih dan berlemak
350 gr
Dark cooking chocolate/cokelat bubuk
Bahan baku
200 gr
Tepung terigu
Bahan baku
100 gr
Pasta ikan (tenggiri)
Bahan baku
6 butir
Telor ayam
Mengembangkan
325 gr
Gula pasir
Rasa
1 sdt
Garam
Rasa
1 sdt
Cake emulsifier
Adonan tidak mengendap
100 gr
Almond/kenari
Hiasan
½ sdt
Vanilli
Aroma
B.   Alat-alat yang dipakai :
·         Blender
·         Mixer
·         Pisau
·         Baskom
·         langseng/dandang
·         Loyang
·         Mangkok
·         Kain penyaring
C.    Cara membuatnya :
  1. Panaskan dark cooking chocolate dan mentega dengan cara menciptakan tim hingga meleleh, sisihkan
  2. Kocok, telor, gula pasir, garam, cake emulsifier dan vanili hingga mengental, campur dengan pasta ikan aduk dengan mixer kecepatan rendah hingga homogen.
  3. Campurkan terigu dan coklat yang telah meleleh, aduk lagi hingga tercampur merata
  4. Ambil Loyang, olesi mentega dan taburi dengan terigu, kemudian tuangkan campuran kedalamnya, taburi almond dan kukus selama 45 menit
  5. Angkat dan potong-potong sesuai selera


Popular posts from this blog

Strategi Persidatan, Analisa Dan Harga Sidat (Unagi) Di Jepang

Strategi Persidatan, Analisa dan Harga Sidat (Unagi) di Jepang Menelaah kondisi dan taktik persidatan di Indonesia, sambil merencanakan sistem produksi 20 ton per tahun, sebagai konsultan sistem akal daya sidat. Berikut ini beberapa perencanaan dan taktik yang saya perhitungkan. Dengan adanya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan, ihwal larangan Pengeluaran Benih Sidat Dari Wilayah Negara Republik Indonesia, ke Luar Wilayah Negara Republik Indonesia NOMOR PER. 18/MEN/2 009. Ukuran dan benih sidat yang dihentikan adalah: Benih ialah ikan dalam umur, bentuk, dan ukuran tertentu yang belum dewasa. Benih sidat ialah sidat kecil dengan ukuran panjang hingga 35 cm dan/atau berat hingga 100 gram per ekor dan/atau berdiameter hingga 2,5 cm. Jadi ada batasan berat 100 gram, atau diameter s/d 2,5 cm, dan panjang 35 cm. Hal itu memungkinkan perkembangan pemeliharaan sidat dalam negeri hingga ukuran (100...

Jenis Dan Ukuran Tongkang Kerikil Bara

JENIS DAN UKURAN TONGKANG BATU BARA - Perlu di ketahui salah satu jenis Tongkang ialah tongkang untuk memuat batubara. Dan Pada Perkembangannya Tongkang batubara mempunyai Ukuran dan jenis yang berlainan. Baca Juga ; - Mengenal Tongkang - Kapal Tugboat - Kapal Tugboat Sungai JENIS DAN UKURAN TONGKANG BATU BARA kapal tugboat dan tongkang Ada bеbеrара jenis tongkang (barge) kerikil bara, tergantung dаrі ukuran dan daya muat masing-masing tongkang,  Baca Juga ; -  Mengenal Bagian Kamar Mesin Kapal -  Dinamika Kapal -  Tank Cleaning Pada Kapal -  Fin Stabilizer -  MT KNOCK NEVIS DAN SEJARAHNYA jenis tersebut antara lain ; - уаng berukuran 180 feet dараt memuat kurаng lebih 5.000 ton kerikil bara, dan  - уаng berukuran 270 feet (feet jumbo) dараt memuat 8.000 ton kerikil bara, ѕеdаngkаn - уаng berukuran 300 feet ѕаmраі 330 feet dараt memuat 10.000 ton ѕаmраі 12.000 ton kerikil bara. Tong...

Pengemasan Produk Perikanan

PENGERTIAN Pengemasan merupakan suatu cara atau perlakuan pengamanan terhadap materi pangan, supaya materi pangan baik yang belum maupun yang telah mengalami pengolahan, sanggup hingga ke tangan konsumen dengan “selamat” (secara kuantitas & kualitas). DASAR HUKUM PENGEMASAN PRODUK HASIL PERIKANAN 1.       UU No. 7 Tahun 1996 wacana Pangan 2.       UU No. 8 Tahun 1999 wacana Perlindungan Konsumen 3.       UU No. 31 Tahun 2004 wacana Perikanan dan UU No. 45 Tahun 2009 tentang: Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 2004 wacana Perikanan 4.       UU RI No. 15 Tahun 2001 wacana Merk 5.       UU No. 14 Tahun 2001 wacana Paten 6.       Peraturan Pemerintah No. 69 Tahun 1999 wacana Pelabelan dan Iklan Pangan 7.       Kep. Menteri Kelautan dan Perikanan RI No.   KEP.01/M...